PENGHASILAN PASIF

PENGHASILAN PASIF


Penghasilan pasif diperoleh dari apa yang sdh kita kerjakan di masa lalu, yaitu MEMBANGUN ASET. Disebut juga residual income atau penghasilan dari apa yang kita kerjakan sebelumnya. Mungkin membangun bisnis yang kemudian dikelola orang, membangun rumah kos atau kontrakan, bekerja keras kemudian uangnya dibelikan saham, atau dibelikan toko waralaba, atau ternak, atau penghasilan yang diperoleh setelah menjalankan sebuah bisnis networking. Ini adalah jenis penghasilan yang bisa membuat kita kaya. Uang yang berasal dari penghasilan jenis ini disebut juga sebagai uang yang bena

Berbeda dg penghasilan aktif, semakin besar penghasilan pasif Anda, semakin relaks dan tenang kehidupan Anda. Hambatan untuk bisa mendapatkan penghasilan pasif ini adalah diri Anda sendiri. Yaitu kepercayaan salah tentang penghasilan jenis ini. Di lingkungan orang miskin, ide penghasilan pasif tidak populer krn mereka nyaris tidak pernah mendapatkan, bahkan banyak yang tidak tahu kalau ini ada. Selama ini mereka mendapatkan penghasilan ya kalau bekerja.

Dianggapnya penghasilan jenis ini adalah penghasilan yang tidak jelas asalnya, seolah-olah tanpa bekerja atau melakukan sesuatu kita bisa mendapatkan, sehingga mereka menganggapnya sebagai penghasilan yang tidak sah atau haram, bukan dari jerih payah sendiri. Tidak jarang kita bertanya kepada orang yang salah tetang boleh tidaknya penghasilan jenis ini ? Yaitu kepada orang yang mungkin juga belum tahu tentang penghasilan pasif. Sehingga pendapatnya juga didasarkan prasangka negatif sejak kecil seperti yang lain. Kemudian mereka mencari “dalil dalil yang tepat” dari kitab sucinya. Kitab suci di agama manapun, luasnya seperti samudra. Kita mencari apa saja bisa diperoleh disana tergantung prasangka kita sejak awal.

Meskipun tidak pernah dibahas, secara logika semua nabi apalagi rasul sudah memperoleh penghasilan pasif sebelum menjadi nabi. Kalau masih jungkir balik membiayai keluarganya sendiri, mana mungkin dia dijadikannabi ? Karena untuk menjadi nabi yang memperhatikan umatnya, haruslah orang yang sudah selesai dengan diri dan keluarganya.

Hukum Alam Memberi Dan Menerima juga tidak mungkin membiarkan seseorang tanpa melakukan apa apa kemudian mendapat penghasilan besar. Jika seseorang mendapat penghasilan besar saat ini tanpa nampak bekerja, berarti dahulu dia sudah bekerja lebih keras dari yang lain dan tidak mendapatkan hasil yang sepadan dg pekerjaannya. Hasilnya baru diterima sekarang. Jika Anda ditawari sesuatu dimana saat bekerja Anda langsung menerima penghasilan, itu adalah penghasilan aktif dan bukan pasif. Jika kemudian dijanjikan besok akan mendapat penghasilan pasif besar, Anda layak curiga itu suatu kebohongan atau tipu tipu. Kalau Anda mengerjakan sesuatu dan dibayar sesuai dengan yang Anda kerjakan, maka hak Anda sudah dipenuhi. Jangan berharap untuk mendapatkan hasil yang lebih besar di kemudian hari.

Untuk bisa mendapatkan penghasilan pasif, kata kuncinya ada 2 yaitu JARINGAN dan SISTEM. Semakin besar jaringan bisnis atau investasi Anda, semakin besar penghasilan Anda. Semakin bagus sistemnya, semakin aman penghasilan Anda. Disini Anda sudah sepenuhnya menggantikan diri Anda sebagai aset keluarga, dengan aset lain yang jauh lebih aman. Anda sendiri bisa melakukan hal hal lain, khususnya bisa lebih dekat dengan keluarga. 

Belum ada Komentar untuk "PENGHASILAN PASIF"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel