Informasi dan Syarat penerimaan PPPK Kemenag

Panduan dan Syarat PPPK Kementerian Agama Tahap I
Informasi dan Syarat penerimaan PPPK Kemenag

prakarya.guruindonesia.id - Setelah sempat ditunda, proses pengadaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Kementerian Agama Tahap I kembali dilanjutkan. Tenaga eks honorer K-II guru dan dosen yang sudah mendaftar pada seleksi tahap I diminta segera mengirim berkas untuk proses seleksi administrasi.

Pelamar yang sudah mendaftar dan memiliki bukti pendaftaran/kartu akun SSP3K agar segera mengirimkan berkas persyaratan administrasi ke alamat masing-masing satuan kerja," kata Sekjen Kemenag, M Nur Kholis Setiawan, Rabu (6/03).

Menurutnya, pengiriman berkas mulai 8 sampai 28 Maret 2019 sebagai bahan seleksi administrasi untuk selanjutnya dilakukan proses verifikasi menggunakan aplikasi SSP3K BKN.

Seleksi PPPK Kementerian Agama tahap I dibuka pada pertengahan Februari 2019. Seleksi ini diikuti oleh tenaga eks honorer guru dan dosen.

Menurut M Nur Kholis Setiawan, Kemenag telah mengusulkan 20.790 formasi, terdiri dari 20.719 guru dan 71 dosen. Mereka adalah eks tenaga honorer K II Kementerian Agama yang sudah terekam dalam database BKN dan sudah ikut ujian pada tanggal 3 November 2013.

"Hasil verifikasi administrasi akan diumumkan melalui aplikasi BKN. Bagi yang lulus seleksi administrasi, akan ikuti tahap selanjutnya, yaitu seleksi kompetensi atau ujian," jelasnya. (merdeka.com)

Data Biro Kepegawaian Kemenang mencatat, ada 42.539 eks tenaga honorer K-II yang sudah terekam dalam database Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan sudah mengikuti ujian pada 3 November 2013. Sebanyak 20.790 di antaranya adalah tenaga guru dan dosen. Adapun rinciannya, yakni 20.719 tenaga guru di madarasah, guru bimas, dan guru pendidikan agama pada sekolah yang tersebar di 32 provinsi (selain Papua Barat dan Kalimantan Utara). Sementara, 71 lainnya adalah tenaga honorer dosen pada Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN). Eks Tenaga Honorer K-II untuk tenaga guru dan dosen yang akan mengikuti seleksi disayaratkan berusia maksimal 57 tahun per 1 April 2019. "Mereka berkualifikasi pendidikan minimum S1/D-IV untuk guru, dan S2 untuk dosen. Mereka juga harus masih aktif mengajar di madrasah/sekolah yang dibuktikan dengan surat penugasan," ujar Mastuki. "Demikian juga untuk dosen, aktif mengajar di

Terdapat enam poin persyaratan administrasi yang ditentukan Kemenag.

Adapun persyaratan Proses Pengadaan Pegawai Pemerintah Kementrian Agama Tahap I tersebut sebagai berikut.

1. Hasil cetakan bukti pendaftaran/Kartu Akun SSP3K;
2. Fotokopi KTP/Surat Keterangan KTP Sementara yang masih berlaku dari pejabat yang berwenang;
3. Fotokopi ijazah dan transkrip nilai terakhir yang telah dilegalisir oleh pejabat yang berwenang;
4. Fotokopi tanda bukti nomor ujian tenaga honorer kategori II tahun 2013;
5. Surat pernyataan bermaterai Rp 6.000,- siap ditempatkan diseluruh unit kerja Kementerian Agama;
6. Surat Penugasan:

"Seluruh proses pengadaan PPPK Kemenag tidak dipungut biaya alias gratis," tandasnya
PTKIN," kata dia. (Artikel ini telah tayang di Kompas.com)

Belum ada Komentar untuk "Informasi dan Syarat penerimaan PPPK Kemenag"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel